Senin, 18 Februari 2013

Batuk



Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.
Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat syaraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.
Akut dan Kronis
Batuk dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu batuk akut dan batuk kronis, keduanya dikelompokkan berdasarkan waktu.
1.      Batuk akut adalah batuk yang berlangsung kurang dari 14 hari, serta dalam 1 episode. Bila batuk sudah lebih dari 14 hari atau terjadi dalam 3 episode selama 3 bulan berturut-turut, disebut batuk kronis atau batuk kronis berulang.
2.      Batuk kronis berulang yang sering menyerang anak-anak adalah karena asma, tuberkolosis (TB), dan pertusis (batuk rejan/batuk 100 hari). Pertusis adalah batuk kronis yang disebabkan oleh kuman Bordetella pertussis. Pertussis dapat dicegah dengan imunisasi DPT.FM JB
Penyebab batuk
Ada beberapa macam penyebab batuk :
  1. Umumnya disebabkan oleh infeksi di saluran pernapasan bagian atas yang merupakan gejala flu.
  2. Infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA).
  3. Alergi
  4. Asma atau tuberculosis
  5. Benda asing yang masuk kedalam saluran napas
  6. Tersedak akibat minum susu
  7. Menghirup asap rokok dari orang sekitar
  8. Batuk Psikogenik. Batuk ini banyak diakibatkan karena masalah emosi dan psikologis.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Batuk

Universitas Gunadarma



Universitas Gunadarma

Motto
Coloring the Global Future
Didirikan
7 Agustus 1981 (umur 31)
Jenis
Prof. Dr. E.S. Margianti, S.E. M.M.
Lokasi
Ungu
Julukan
Gundar, UG
Afiliasi
OCWC
Situs web
Universitas Gunadarma, disingkat UG atau biasa disebut Gundar, adalah sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia. Kampus utamanya berada di Depok, Jawa Barat.
Sejarah
1981
  • 7 Agustus:
    • Universitas Gunadarma yang dulu bernama adalah Program Pendidikan Ilmu Komputer (PPIK) yang diupacara peresmian secara dibuka umum dari Jakarta sebagai Hari Lahir Universitas Gunadarma.
1985
  • 1 Juli:
    • 4-tahun kemudian, PPIK sekarang berubah nama resmi baru menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Gunadarma (STMIK Gunadarma).
1986
  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Gunadarma yang ke-5 hampir selama 5-tahun dari setengah tahun dasawarsa adalah setengah dekade.
1990
  • 13 Januari:
    • 6-tahun kemudian, STMIK Gunadarma sekarang berubah nama resmi baru menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma (STIE Gunadarma).
1991
  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gunadarma yang ke-10 hampir selama 10-tahun dari 1-tahun dasawarsa adalah 1-dekade.
1993
  • 1 Juni:
    • STMIK dan STIE membuka Program Magister dengan konsentrasi Manajemen Sistem Informasi untuk STMIK serta Magister Manajemen untuk STIE.
1996
2001
  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-20 hampir selama 20-tahun.
2006
  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-25 hampir selama 25-tahun dari 2-setengah tahun dasawarsa adalah 2-setengah dekade menjadi tahun perak.
2011
  • 7 Agustus:
    • Merangka bertepatan hari ulang tahun dari lahir dengan Universitas Gunadarma yang ke-30 hampir selama 30-tahun.
Gedung Kampus
Kampus Kegiatan perkuliahan Universitas Gunadarma dilaksanakan di 8-kampus, yaitu :
  • Kampus A di Jalan Kenari 3 Nomor. 33, Jakarta Pusat.
  • Kampus B di Jalan Salemba Bluntas, Jakarta Pusat.
  • Kampus C di Jalan Salemba Raya Nomor. 53, Jakarta Pusat.
  • Kampus D di Jalan Margonda Raya Nomor. 100, Depok.
  • Kampus E di Jalan Akses Kelapa 2, Cimanggis.
  • Kampus G di Jalan Akses Kelapa 2, Cimanggis.
  • Kampus H di Jalan Akses Kelapa 2, Cimanggis.
  • Kampus J di Jalan Kiai Haji Noer Ali, Kalimalang, Bekasi.
  • Kampus K di Jalan Danau Kelapa 2 Karawaci, Karawaci, Tangerang.
Di dalam kampus terdapat fasilitas-fasilitas yang meliputi ruang kuliah, perpustakaan, laboratorium, ruang seminar, auditorium, ruang senat, BPM, ruang rapat, ruang tunggu dosen, ruang konsultasi akademik, koperasi, ruang kerja pimpinan dan karyawan, musholah dan masjid, serta lapangan olahraga. Ruang Kuliah Universitas Gunadarma mempunyai 167-ruang kuliah :
  • 12-ruang di kampus A.
  • 19-ruang di kampus B dan C.
  • 18-ruang di kampus D.
  • 55-ruang di kampus E.
  • 39-ruang di kampus G.
  • Kampus L.
  • 24-ruang di kampus J.
Untuk keperluan proses belajar mengajar ruang kuliah dilengkapi dengan peralatan yang sangat menunjang, diantaranya adalah: OHP, Tape Recorder, Pengeras Suara Sentral Sound System, Komputer Proyektor, Slide Proyektor dan lain-lain. Auditorium Auditorium Universitas Gunadarma terletak di kampus D - Depok dan kampus A - Kenari. Auditorium di kampus D terletak di gedung 4 dari lantai 6 dan auditorium ini dapat menampung kurang lebih 300-orang peserta. Auditorium di kampus A terletak di lantai 2 dan dapat menampung kurang lebih 100-orang peserta. Auditorium ini digunakan antara lain untuk kegiatan seminar baik untuk mahasiswa maupun dosen. Auditorium ini dilengkapi dengan 1-buah layar besar di tengah dan juga 2-buah layar di sisi kanan kiri.
Sumber : www.gunadarma.ac.id/ 

Selasa, 08 Januari 2013

KEHILANGAN



Kehilangan...semua orang pasti pernah merasakannya , atau bahkan sedang merasakannya saat ini. Seperti aku yang sedang mengalaminya. Kehilangan tidak harus tehadap manusia ataupun benda. Rasa kehilangan ada ketika sesuatu yang kita sayang telah tiada. Yang aku alami adalah kehilangan hewan peliharaanku yaitu kucing. Banyak orang menyukai hewan termasuk kucing , tetapi belum tentu menyayanginya. Aku sangat menyukai dan menyayangi hewan terutama kucing.
Banyak kulihat kucing suka diusir oleh orang dengan cara yang tidak baik. Suka ditendang bahkan dipukul. Itu yang membuat aku tidak tega kalau melihat kucing di jalan. Cemong , kucingku. Ia kupungut pada april tahun lalu. Aku sangat menyayanginya.
Kucingku mati , terjadi pada tanggal dua januari lalu. Dimana kita baru dua hari memasuki 2013. Aku tidak tahu mengapa cemong mati. Sekitar tanggal tiga puluh desember kemarin aku melihatnya memang sudah berjalan pincang dan tidak mau makan. Aku tidak tahu apa cemong berantem atau dipukul orang. Aku Cuma bisa sedih melihatnya. Cemong termasuk kucingku yang pintar , ia mengerti , dan tidak manja.
Tanggal satu kemarin aku sudah tidak melihat ia seharian lalu kucari , tetapi tidak ketemu. Entah kemana. Kupikir mungkin sedang jalan-jalan. Malamnya aku melihatnya di seberang jalan. Kupanggil panggil , cemong cuma meong meong dua kali lalu pergi. Ada pikiran buruk menghantuiku tetapi capat – cepat kuhilangkan.
Esoknya , sekitar pukul sepuluh ketika sedang menyapu aku menemukannya di teras samping rumah dalam keadaan mati. Seketika itu juga aku menangis dan cerita pada mamaku. Kata mama , “ Ya sudah..ngapain sih ditangisin ? “. Mungkin kalian juga berpikir hal yang sama seperti mamaku. Tetapi coba kalian pikir bagaimana kalau itu sedang terjadi pada kalian. Pasti akan sama sedihnya denganku.
Tidak lama lalu kukubur cemong. Dan tentu saja aku menangis. Tidak tega menguburnya. Banyak yang bilang hewan itu bisa menjadi sahabat manusia dan cemong salah satunya. Cemong tidak akan pernah aku lupakan sama seperti hawan – hewanku lainnya.
Itu sedikit kisah sedihku ditinggal hewan kesayangan , semoga kalian yang tidak menyukai kucing bisa lebih baik menyukai kucing. Jika diusir jangan sampai membuat mereka jadi terluka. Kucing ciptaan Tuhan juga sama seperti kita.